Makna Lambang NU dan profil KH. Hasyim Asy\'ari

By NU Kepahiang 11 Jan 2026, 12:15:30 WIB Pesantren
Makna Lambang NU dan profil KH. Hasyim Asy\

1. Rahasia di Balik Lambang NU

Lambang NU ini bukan hasil desain grafis biasa, melainkan hasil "langit". KH. Ridwan Abdullah membuatnya setelah melakukan salat Istikharah.


2. Sosok KH. Hasyim Asy’ari (Hadratussyaikh)

Beliau bukan hanya pendiri, tapi magnet utama bagi para ulama di tanah jawa. Ada beberapa fakta menarik tentang beliau:

  • Gelar Hadratussyaikh: Artinya "Maha Guru". Gelar ini diberikan karena beliau hafal ribuan Hadis Bukhari dan Muslim, sesuatu yang sangat jarang di masa itu.

  • Pondok Pesantren Tebuireng: Beliau mendirikan Tebuireng di Jombang yang awalnya adalah daerah sarang maksiat dan perampok, lalu diubah menjadi pusat ilmu pengetahuan.

  • Nasionalis Sejati: Beliau pernah ditangkap Jepang karena menolak melakukan Seikerei (membungkuk ke arah matahari terbit karena dianggap syirik). Beliau juga yang mengeluarkan fatwa bahwa nasionalisme adalah bagian dari iman (Hubbul Wathan Minal Iman).


3. Khittah 1926: Kembali ke Jati Diri

Satu poin sejarah yang sangat penting adalah tahun 1984 (Muktamar Situbondo). Setelah sempat menjadi partai politik di era 50-an, NU di bawah pimpinan Gus Dur dan KH. Achmad Siddiq memutuskan untuk:

  1. Keluar dari politik praktis.

  2. Kembali ke fungsi awal sebagai organisasi dakwah dan sosial.

  3. Menerima Pancasila sebagai asas tunggal negara (NU adalah organisasi Islam pertama yang melakukan ini).


4. Tradisi Unik NU

NU dikenal dengan istilah "Kaum Sarungan". Beberapa tradisi yang dijaga hingga kini antara lain:

  • Tahlilan & Bahtsul Masa'il: Diskusi hukum Islam yang sangat dalam untuk menjawab masalah kekinian.

  • Manakiban: Membaca riwayat hidup orang saleh sebagai motivasi.

  • Ziarah Kubur: Sebagai pengingat kematian sekaligus menghormati leluhur.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment