- Buka Bersama di PC NU Kepahiang
- Safari Romadhan di Masjid Taqwa Daspetah I
- ZAKAT FITRAH
- Digdaya NU (Digital Data Raya NU)
- PC NU Kepahiang melaksanakan safari Romadhan ke Desa Tapak Gedung
- Digjaya NU
- 7 (TUJUH) HAL YANG SECARA TIDAK DISADARI DAPAT MEMBATALKAN PUASA KITA :
- Kegiatan Persiapan Romadhan
- Sejarah santri
- Tradisi Sowan
Sejarah santri
Sejarah santri di Indonesia adalah narasi panjang tentang pendidikan, pelestarian budaya, dan heroisme. Istilah "santri" bukan sekadar label bagi pelajar agama, melainkan identitas kultural yang telah berevolusi dari masa ke masa.
Berikut adalah perjalanan sejarah santri yang perlu Anda ketahui:
1. Asal-Usul Istilah
Secara etimologis, para ahli memiliki beberapa versi menarik tentang asal kata "santri":
Baca Lainnya :
- Tradisi Sowan0
- Gaya hidup ala warga Nahdlatul Ulama (NU) 0
- Uniknya Santri NU dan Teknologi0
- Makna Lambang NU dan profil KH. Hasyim Asy\'ari0
Bahasa Sanskerta: Berasal dari kata shastri yang berarti orang yang mempelajari kitab-kitab suci.
Bahasa Jawa: Berasal dari kata cantrik, yaitu murid yang selalu mengikuti gurunya ke mana pun pergi untuk menimba ilmu.
Bahasa Tamil: Berasal dari kata shanti, yang merujuk pada guru mengaji.
Apapun akarnya, santri telah menjadi istilah khas Nusantara untuk menggambarkan seseorang yang mendalami ilmu agama Islam dengan menetap di pondok pesantren.
2. Pertumbuhan Pesantren
Pesantren dianggap sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Jauh sebelum sistem sekolah formal Belanda masuk, pesantren sudah menjadi pusat intelektual.
Pesantren Al-Kahfi Somalangu (1475): Salah satu yang tertua di Kebumen, didirikan oleh Syekh Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani.
Pesantren Sidogiri (1718/1745): Terletak di Pasuruan, menjadi salah satu jangkar utama tradisi salaf (tradisional) di Indonesia yang masih eksis hingga kini.
3. Peran dalam Kemerdekaan (Resolusi Jihad)
Salah satu momen paling krusial dalam sejarah santri terjadi pada 22 Oktober 1945. Menanggapi ancaman kembalinya penjajah (NICA), KH. Hasyim Asy'ari mencetuskan Resolusi Jihad.
Isi Fatwa: Menegaskan bahwa membela tanah air dari penjajah adalah fardhu 'ain (wajib bagi setiap individu).
Dampak: Fatwa ini membakar semangat ribuan santri dan rakyat di Jawa dan Madura, yang memuncak pada pertempuran hebat 10 November di Surabaya. Inilah alasan mengapa setiap tanggal 22 Oktober kini diperingati sebagai Hari Santri Nasional.
4. Kontribusi Politik dan Sosial
Santri tidak hanya berjuang di medan perang dengan bambu runcing, tapi juga di meja perundingan. Tokoh seperti KH. Wahid Hasyim (ayah Gus Dur) berperan penting dalam perumusan Pancasila dan dasar negara sebagai anggota BPUPKI.
Ringkasan Garis Waktu Sejarah Santri
| Era | Fokus Utama |
| Abad 15 - 18 | Penyebaran Islam dan pendirian pondok-pondok pesantren pertama di Jawa. |
| Masa Penjajahan | Perlawanan kultural (non-kooperatif) dan fisik terhadap Belanda & Jepang. |
| 1945 | Pencetusan Resolusi Jihad dan keterlibatan aktif dalam perang kemerdekaan. |
| Pasca Kemerdekaan | Pembangunan fondasi pendidikan nasional dan menjaga stabilitas moral bangsa. |
| Modern (2015-Sekarang) | Penetapan Hari Santri Nasional dan transformasi santri ke dunia digital/intelektual. |








