Uniknya Santri NU dan Teknologi

By NU Kepahiang 11 Feb 2026, 12:20:38 WIB Teknologi
Uniknya Santri NU dan Teknologi

1. NU Online (Super App)

Ini adalah "senjata" utama NU di dunia digital. Bermula dari situs web informasi, sekarang berkembang menjadi aplikasi mobile yang sangat lengkap. Fiturnya mencakup:

2. SITONU (Sistem Informasi Terintegrasi NU)

NU memiliki tantangan besar dalam mendata anggotanya yang jumlahnya ratusan juta. SITONU adalah upaya digitalisasi data organisasi, mulai dari:

  • E-Kartanu: Kartu Tanda Anggota NU berbasis elektronik yang beberapa versinya sempat bekerja sama dengan bank untuk fungsi e-money.

  • Pendataan Aset: Digitalisasi data tanah wakaf, masjid, dan madrasah agar tidak hilang atau diklaim pihak lain.

3. Pendidikan: Edutech di Pesantren

Banyak pesantren di bawah naungan NU (RMI NU) yang mulai menciptakan Learning Management System (LMS) sendiri.

  • Kitab Kuning Digital: Digitalisasi ribuan naskah kuno agar bisa diakses lewat tablet atau smartphone oleh santri.

  • Sistem Manajemen Pesantren: Software untuk mengatur administrasi, keuangan, hingga pemantauan kesehatan santri secara digital.

4. Cyber NU

Karena sering terjadi perang opini di media sosial, NU membentuk jaringan Cyber NU. Tugasnya bukan hanya teknis, tapi juga:

  • Counter-Radicalism: Menggunakan algoritma dan strategi konten untuk melawan paham radikal di internet.

  • Literasi Digital: Mengedukasi warga nahdliyin agar tidak termakan hoaks.

5. NU Tech (Gerakan Inovasi)

Pada momen Harlah 1 Abad NU lalu, sempat digelar NU Tech. Ini adalah langkah berani untuk mendorong santri menjadi developer dan startup founder. Fokusnya meliputi:

  • Pengembangan teknologi ramah lingkungan.

  • Pemanfaatan Blockchain untuk transparansi dana umat.

  • Workshop coding untuk santri.


Uniknya Santri NU & Teknologi

Ada istilah menarik di lingkungan NU: "Ngaji Tech". Ini adalah semangat bahwa menguasai teknologi adalah bagian dari jihad masa kini. Santri tidak lagi dianggap "gaptek", bahkan banyak lulusan pesantren NU yang kini bekerja di Silicon Valley atau menjadi ahli keamanan siber di instansi negara.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment